Senin, 18 Januari 2016

ISPA



INFEKSI PERNAFASAN


A.      Aspek Umum Infeksi Pernafasan
Infeksi pada sistem pernafasan dideskripsian sesuai dengan areanya. Pernafasan atas atau saluran pernafsan atas (upper airway), yang meliputi hidung dan faring. Sistem pernafasan bawah meliputi bronkus, bronkeolus ( bagian reaktif pada saluran pernafasan karena ototnya yang halus dan kemampuan untuk membatasi), dan alveolus. Bagian struktur pernafasan yang meliputi klep, laring, dan trakea.
Infeksi pernafasan menyebar dari satu stuktur ke struktur lai karena terhimpitnya membrane mucus yang membentuk garis lurus pada seluruh sistem. Akibatnya infeksi sistem pernafasan meliputi beberapa area dari pada strutur tunggal, walaupun efeknya berpengarauh pada banyak penyakit.
1.       Agen penginfeksi
Sistem pernafasan menjadi berpengaruh oleh bermacam-macam organism terinfeksi. Banyak infeksi yang disebabkan oleh virus, terutama respiratory synctial virus (RSV). Agen lain melakukan serangan pertam atau kedua melibatkan A B-hemolytic streptococcus, staphylococci, haemophilus influenza Chlamydia trachomatis, mycoplasma, dan pneumococci.
2.       Umur
Bayi umur di bawah 3 bulan mempunyai angaka infeksi darah yang rendah karena fungsi pelindung dari antibody keibuan.
3.       Ukuran
Ukuran anatomimempengaruhi respon infeksi sistem pernafasan. Diameter saluran pernafasan terlalu kecil dari pada anak-anak akan menjadi sasaran radang selaput lender dan peningkatan produksi sekresi.
4.       Daya tahan
Kemampuan untuk menahan organisme penyerang di pengaruhi banyak faktor. Kekurangan kekebalan pada anak beresiko terinfeksi. Kondisi laian yang mengurangi daya tahan adalah malnutrisi, anemia, kelelahan dan tubuh yang menakutkan.
5.       Variasi musim
Banyaknya pathogen pada sistem pernafasan yang muncul dalam wabah selama bulan musim semi dan dingin tetapi infeksi mycoplasma sering muncul pada musim gugur dan awal musim semi.




A.    Acute viral Nasopharyngitis
1.       Pengertian
Nasopharyngitis akuat (setara dengan common cold) disebabkan oleh sejumlah virus, biasanya rhinoviruses, RSV, adenovirus, virusunfluenza atau virus parainfluenza.
2.       Manifestasi klinis
Gejala Nasopharyngitis lebih parah pada bayi dan anak-anak dari pada orang dewasa. Pada umumnya demam, terutama pada anak kecil. Anak yang lebih besar memiliki demam ringan, yang muncul pada waktu sakit.
3.       Terapi manajemen
Anak-anak dengan Nasopharyngitis dikelola di rumah. Tidak ada pengobatan spesifik dan tidak ada pula pengobatan spesifik dan tidak ada pula pemberian faksin secara efekif.
4.       Pertimbangan keperawatan
Dingin adalah pengenalan pertama dari orang tua untuk mendeteksi penyakit pada bayi mereka.
B.      Aute streptococcal pharyngitis
1.       Pengertian
Grup A-b-HEMOLITIC STREPTOCCUS (gabhs) infeksi saluran nafas bagian atas ( radang tenggorokan) bukan merupakan penyakit serius, tetapi efek bagi anak merupakan resiko serius. Acute rheumatic fever (ARF), penyakit radang sendi dan sisitem saraf pusat dan acute glomerulonephritis, infeksi akut ginjal kerusakan permanen dapat dihasilkan dari gejala sisa terutama ARF.
2.       Manifestasi klinis
GHBS umumnya merupakan penyakit relative singkat yng bervariasi dari subklinis (tanpa gejala) untuk toksisitas parah.
3.       Evaluasi diagnose
Meskipun 80% sampai 90% dari semua kasus faringitis akut adalah viral, budaya tenggorokan harus dilakukan untuk menyingkirkan GABHS.
4.       Menejemen terapi
Jika tenggorokan streptoccal muncul, minum penicillin sesuai batas yang di anjurkan, untuk mengontrol akut lokal manifestasi dan untuk memelihara batas yang cukup untuk setidaknya 10 hari untuk menghilangkan organism yang mungkin masih ada yang menyebabkan gejala demam reumatik.
5.       Pertimbangan keperawatan
Perawat sering mendapatkan penyeka tenggorokan untuk kultur dan menginstruksikan orang tua untuk pemberian pinisillin dan anlgesik yang diserapkan.





Penerbit : R. Hartono – Dwi Rahmawati H

Daftar pustaka
Hartono, R dan Dwi rahmawati H.2012. ISPA gangguan pernafasan pada anak. yogyakarta


0 komentar:

Posting Komentar